Více o knize
George Orwell (25 Juni 1903 – 21 Januari 1950) adalah salah satu penulis paling berpengaruh dan provokatif abad ke-20. Meskipun jumlah bukunya relatif sedikit, karya-karyanya memicu kritik sastra dan politik yang mendalam. Seorang sosialis yang tidak terikat pada ideologi tertentu, ia terkenal dengan novel-novelnya yang menggambarkan bahaya negara totaliter, seperti “1984” dan “Peternakan.” Karya-karya ini, ditulis setelah Perang Dunia Kedua, mencerminkan ketakutan akan kontrol negara yang semakin meningkat. Orwell berfokus pada kebenaran, berusaha mengekspos kemunafikan dan ketidakadilan dalam masyarakat. Novel pertamanya, terinspirasi oleh pengalamannya sebagai petugas polisi di Burma pada masa kolonial Inggris, menggambarkan ketidakadilan rasial. Dalam cerita ini, Flory, seorang pedagang kulit putih paruh baya, berteman dengan Dr. Veraswami, seorang dokter berdarah India yang terancam oleh U Po Kyin, kepala distrik yang korup. Satu-satunya cara untuk menyelamatkan dokter tersebut adalah dengan bergabung ke dalam Klub orang kulit putih, dan Flory berusaha membantunya mencapai tujuan itu. Jenis Cover: Soft Cover.
Nákup knihy
Burmese Days - Hidup-mati di Burma, George Orwell, Ariyantri E. Tarman
- Jazyk
- Rok vydání
- 2022
- Vazba
- (měkká),
- Stav knihy
- Dobrá
- Cena
- 159 Kč
Doručení
Platební metody
Tady nám chybí tvá recenze.
- Titul
- Burmese Days - Hidup-mati di Burma
- Jazyk
- indonésky
- Autoři
- George Orwell, Ariyantri E. Tarman
- Vydavatel
- Gramedia Pustaka Utama
- Rok vydání
- 2022
- Vazba
- měkká
- Počet stran
- 408
- ISBN10
- 6020659801
- ISBN13
- 9786020659800
- Série
- Štítky
- Historické téma, Příroda, Cestování, Zvířata, Britská literatura, Anglie, Velká Británie, Anglická literatura, Asie, Kultura, Indie, Deníky, Statky, farmy, Prvotina, Civilizace, Kolonialismus, Diskriminace, Kolonie, Myanmar
- První vydání
- 1934
- Původní název
- Burmese Days
- Hodnocení
- 3,9 z 5
- Anotace
- George Orwell (25 Juni 1903 – 21 Januari 1950) adalah salah satu penulis paling berpengaruh dan provokatif abad ke-20. Meskipun jumlah bukunya relatif sedikit, karya-karyanya memicu kritik sastra dan politik yang mendalam. Seorang sosialis yang tidak terikat pada ideologi tertentu, ia terkenal dengan novel-novelnya yang menggambarkan bahaya negara totaliter, seperti “1984” dan “Peternakan.” Karya-karya ini, ditulis setelah Perang Dunia Kedua, mencerminkan ketakutan akan kontrol negara yang semakin meningkat. Orwell berfokus pada kebenaran, berusaha mengekspos kemunafikan dan ketidakadilan dalam masyarakat. Novel pertamanya, terinspirasi oleh pengalamannya sebagai petugas polisi di Burma pada masa kolonial Inggris, menggambarkan ketidakadilan rasial. Dalam cerita ini, Flory, seorang pedagang kulit putih paruh baya, berteman dengan Dr. Veraswami, seorang dokter berdarah India yang terancam oleh U Po Kyin, kepala distrik yang korup. Satu-satunya cara untuk menyelamatkan dokter tersebut adalah dengan bergabung ke dalam Klub orang kulit putih, dan Flory berusaha membantunya mencapai tujuan itu. Jenis Cover: Soft Cover.


